Profil Ketua Umum AIPI

Profil Singkat Ketua Umum AIPI

DR. AFLIAN

Ketua Umum PP AIPI, Periode 1987-1994

 

aflianDilahirkan di Solok, Sumatera Barat, pada tanggal 9 Oktober 1940, Alfian adalah salah seorang pionir perkembangan ilmu politik di Indonesia. Alfian meraih gelar doktor (Ph.D) ilmu politik dalam usia sangat muda, yakni 28 tahun, dari University of Wisconsin, Amerika Serikat pada 25 Januari 1969. Putera Minang yang tamat Sekolah Rakyat di Solok, sekolah menengah pertama di Lampung, dan sekolah menengah atas di Jember (Jawa Timur) ini, menyelesaikan sarjana mudanya di Fakultas Sosial Ekonomi dan Politik Universitas Nasional. Alfian merupakan doktor ilmu politik kedua yang dimiliki Indonesia setelah Prof. Dr. Deliar Noer –seniornya di Universitas Nasional.

 

Setelah kembali dari Wisconsin, Alfian mengabdikan hidupnya untuk mengembangkan ilmu politik di Indonesia melalui profesinya sebagai peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, dan sebagai staf pengajar pada Departemen Ilmu Politik, Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial, Universitas Indonesia. Di LIPI, Alfian pernah menjabat sebagai Direktur LRKN (Lembaga Research Kebudayaan Nasional) periode 1980-1985, setelah sebelumnya menjadi Asisten Direktur LEKNAS (Lembaga Ekonomi Nasional). Sejak 1986 hingga menjelang akhir hayatnya (25 November 1992), Alfian adalah Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Politik dan Kewilayahan LIPI. Sementara itu di Universitas Indonesia, selain sebagai staf pengajar, Alfian pernah menjadi Ketua Departemen Ilmu Politik dalam waktu yang cukup lama (1976-1982).

 

PROF. DR. NAZARUDDIN SYAMSUDIN, MA
Ketua Umum PP AIPI, Periode 1994-2003

 

nazarudin syamsudinDilahirkan di Bireuen, Aceh, 5 November 1944; adalah mantan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertugas memantau jalannya Pemilu di Indonesia untuk periode 2001-2005, dimana Komisi Pemilihan Umum di Indonesia untuk pertama kalinya melakukan pemilihan presiden secara langsung pada tahun 2004 di bawah pimpinan Nazaruddin Sjamsuddin.

 

Setelah menyelesaikan SD, SMP, dan SMA di Aceh, Nazaruddin memasuki Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Masyarakat (Bagian IPK yang kini dikenal sebagai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) Universitas Indonesia pada tahun 1963, dan meraih gelar sarjana ilmu politik pada tahun 1970. Tahun-tahun berikutnya ia habiskan di Universitas Monash, Melbourne, Australia, dan memperoleh gelar M.A. dan Ph. D. dalam ilmu politik.

 

Karier sebagai pengajar ilmu politik di UI ia rintis sejak 1968 ketika masih sebagai mahasiswa, dan dilanjutkan kembali sepulang kuliah di Australia dan terus mengabdi pada Universitas Indonesia hingga akhirnya diberi gelar Guru Besar dalam ilmu politik pada tahun 1993. Di luar Universitas Indonesia antara lain ia pernah menjadi wartawan dan kemudian Pemimpin Redaksi Indonesia Magazine, peneliti pada Lembaga Riset dan Kebudayaan Nasional (LIPI), dan anggota kelompok kerja pada perlbagai instansi pemerintahan. Pada tahun 1985 ia ikut mendirikan Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) dan pernah menjabat sebagai ketua. Ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Bidang Pengkajian dan Pengembangan BP 7 Pusat, anggota MPR dan Badan Pekerja MPR, dan karir terakhirnya sebagai ketua Komisi Pemilihan Umum.

 

PROF. DR. M. RYAAS RASYID, MA
Ketua Umum PP AIPI, Periode 2003-2008

 

ryaasrasyidDilahirkan di Gowa, Sulawesi Selatan, 17 Desember 1949. Ia meraih gelar doktor dari Universitas Hawaii, Amerika Serikat, pada tahun 1994.

Rasyid juga dikenal sebagai pengamat politik. Pada tahun 2002, ia bersama Andi Mallarangeng mendirikan Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK). Selain itu, beliau aktif di organisasi kemasyarakatan dimana beliau pernah menjadi Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) 2005-2008.

 

Riwayat Karir: Rektor IIP 1995-1998, Anggota MPR RI 1997-2002, Dirjend PUOD 1998-1999, Menteri Negara OTDA 1999-2000, Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara pada Kabinet Persatuan Nasional 2000-2001, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bidang Pemerintahan dan Reformasi Birokrasi (2010 – Sekarang)

 

DR. S.H. SARUNDAJANG
Ketua Umum PP AIPI, Periode 2008-2015

 

sarundajangLahir di Kawangkoan, 16 Januari 1945. Pendidikan, Doktor (S-3) pada Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, lulus tahun 2011. Mendapatkan gelar doktor kehormatan atau doctor honoris causa di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, pada tanggal 14 Juli 2012. Dalam pidato pengukuhannya di bidang Sosial Budaya dan Kemasyarakatan berjudul "Kepemimpinan dalam masyarakat Majemuk.

 

Riwayat pekerjaan (10 tahun terakhir): Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Strategis, tahun 2000. Inspektur Jenderal Departemen Dalam Negeri, tahun 2001-2005. PJ. Gubernur Maluku Utara, tahun 2002. PJ. Gubernur Maluku, tahun 2003. Gubernur Sulawesi Utara, tahun 2005-2010. Gubernur Sulawesi Utara Periode II, tahun 2010-2015.

 

Karya tulis yang telah dihasilkan, antara lain:

  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Pemerintah Daerah di Berbagai Negara, diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan, Jakarta 1997.
  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Arus Balik Kekuasaan Pusat dan Daerah, diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan, Jakarta 1999.
  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Birokrasi Dalam Otonomi Daerah Upaya Mengatasi Kegagalan, diterbitkan oleh Pustaka Sinar Harapan, Jakarta 2003.
  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Pilkada Langsung, diterbitkan tahun 2003.
  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Sistem Pemerintahan Daerah, diterbitkan tahun 2005.
  • Menulis suatu hasil karya dalam bentuk buku yang berjudul Geostrategi Sulawesi Utara Menuju Pintu Gerbang Indonesia di Asia Pasifik, diterbitkan oleh Kata Hasta Pustaka, Jakarta 2012.

 

 

Dr. Alfitra Salamm, APU
Ketua Umum PP AIPI, Periode 2015-2019

 

Alfitra SalamDr. H. Alfitra Salamm, APU, lahir di Lirik, Indragiri Hulu, Riau, tahun 1959. Menyelesaikan S1 Doktorandus (Drs) dengan Jurusan Hubungan internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Gadjah Mada (UGM), Jogjakarta, lulus dengan predikat Cum-Laude, pada tahun 1982. Dan menyelesaikan Philosophical Doctor (Ph.D), jurusan Ilmu Politik National University of Malaysia, Bangi, Malaysia, tahun 1997.

 

Riwayat pekerjaan: Tahun 1998 – 1999 Direktur Penelitian dan Pengembangan BP – 7 Pusat, Jakarta. 2003 – 2005 Anggota DPOD (Dewa Pertimbangan Otonomi Daerah, Republik Indonesia) Dari bulan Mei 2007 – Sekarang menjadi Staf Khusus Menteri (Politik) Kementrian Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia. 2006 –Sekarang Penasehat Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI). 2003: Dewan Pakar Asosiasi Pemerintahan Propinsi Seluruh Indonesia (APPSI). 2004: Dewan Pakar Badan Kerjasama Kabupaten Seluruh Indonesia (BKKSI). 1999 – sekarang Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Pemerintahan Daerah, Jakarta. 1999. 2010-2014: Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda, Kemenpora. 2014- : Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olah Raga.

 

 

 

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda