Kegiatan AIPI

Seribu, Kini Anggotamu

1000Asosiasi Ilmu Politik Indonesia atau disingkat AIPI, didirikan di Jakarta pada tanggal 17 Januari 1985, oleh almarhum Dr. Alfian, almarhum Prof. Dr. (HC) Miriam Budiardjo dan sejumlah ilmuan lainnya. Kelahiran AIPI diinspirasikan terutama oleh keberadaan asosiasi profesi prestisius sejenis, American Political Science Association (APSA), di Amerika Serikat. Seperti APSA yang menjadi wadah para ilmuwan politik Amerika dan menerbitkan jurnal ilmiah tentang perkembangan teori politik mutakhir.

 

Sejak didirikannya 28 tahun yang lalu, keanggotaan AIPI mengalami beberapa kali perubahan sistem atau motede dalam penerimaan anggotanya. Awalnya, keanggotaan AIPI dilakukan secara sentralistik oleh Sekretariat PP AIPI. Kemudian ada usulan dari cabang supaya keanggotaan AIPI bisa dilakukan oleh cabang dengan persetujuan pengurus pusat. Namun, sistem ini mengalami kendala, antara lain tidak terintegrasinya nomor keanggotaan AIPI, sehingga satu nomor bisa dimiliki oleh lebih dari satu orang.

 

Sering berjalannya waktu, penerimaan keanggotaan AIPI dikembalikan ke sekretariat Pengurus Pusat. Harapanya nomor ganda untuk anggota tidak lagi ditemukan. Apalagi, sejak bulan Oktober tahun 2012 AIPI telah memiliki website resmi, dimana tahun-tahun sebelumnya AIPI hanya memiliki blog saja. Dengan adanya website resmi ini, keangotaan AIPI sudah bisa dilakukan dengan cara online. Mulai dari mengisi formulir calon keanggotaan sampai dengan konfirmasi iuran keanggotaan, semua sudah bisa dilakukan online.

 

Dan pada bulan September tahun 2013 ini, tercatat keanggotaan AIPI sudah mencapai angka 1000. Jumlah anggota yang lumayan besar untuk organisasi profesi. Sayang, 1000 anggota tersebut tidak bisa dikatakan aktif semua, bahkan bisa dikatakan hanya 50% nya saja. Ketidakaktifan tersebut banyak dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor yang paling dominan adalah tidak aktifnya beberapa cabang yang dimiliki AIPI. Namun, apapun itu, AIPI tetaplah AIPI yang di usiannya 28 tahun telah memiliki anggota seribu. (pra)

Leave your comments

0 Character restriction
Your text should be more than 10 characters
Your text should be less than 300 characters
terms and condition.
  • No comments found